Dunia pendidikan formal kini kian marak diminati. Bruddin pun kepincut untuk melamar menjadi dosen. Selama satu semester mengajar, Bruddin yang masih muda dan berwajah tampan itu menjadi dosen favorit. Suatu ketika, mahasiswi seksi muridnya terancam gagal ujian. Tanpa pikir panjang, ia langsung melabrak ke kantor Pak Bruddin. Mahasiswi itu menoleh ke kanan-kiri sebentar, menutup pintu rapat-rapat, langsung berlutut di hadapan Pak Bruddin sembari memohon sesuatu.
Mahasiswi, ”Pak Brud, saya bersedia melakukan apapun asal ujian saya lulus, tolong Pak?!”
Pak Bruddin masih tetap asyik dengan buku barunya. Ia tampak cuek dengan ulah muridnya itu. Lalu mahasiswi itu mendekat dan menatap Pak Bruddin dengan pandangan penuh arti.
Mahasiswi itu merayu dan berbisik mesra ”Pak tolong Pak, saya bersedia melakukan apapun, apa saja yang Bapak inginkan, please..”
Bruddin dengan dag dig dug menjawab ”Apa saja ??”
Mahasiswi menjawab dengan cepat ”Apapun Pak”.
Bruddin dengan nada lembut penuh kasih berkata ”Apapun”
Mahasiswi menjawab ”Apapun”
Bruddin berkata dengan lembut ”Maukah kamu ....(dengan suara lantang) belajar dengan rajin!!”
Mahasiswi, ”Pak Brud, saya bersedia melakukan apapun asal ujian saya lulus, tolong Pak?!”
Pak Bruddin masih tetap asyik dengan buku barunya. Ia tampak cuek dengan ulah muridnya itu. Lalu mahasiswi itu mendekat dan menatap Pak Bruddin dengan pandangan penuh arti.
Mahasiswi itu merayu dan berbisik mesra ”Pak tolong Pak, saya bersedia melakukan apapun, apa saja yang Bapak inginkan, please..”
Bruddin dengan dag dig dug menjawab ”Apa saja ??”
Mahasiswi menjawab dengan cepat ”Apapun Pak”.
Bruddin dengan nada lembut penuh kasih berkata ”Apapun”
Mahasiswi menjawab ”Apapun”
Bruddin berkata dengan lembut ”Maukah kamu ....(dengan suara lantang) belajar dengan rajin!!”



0 komentar:
Posting Komentar